Sebagian programmer tidak begitu peduli akan text editor yang mereka gunakan. Buat gw dan kebanyakan programmer lainnya, editor adalah senjata penting untuk melaksanakan tugas dengan sukses. Ada banyak editor di dunia ini yang didedikasikan untuk programmer. Gw sendiri pernah mencoba beberapa editor seperti EditPlus, notepad++, GNUEmacs, PSPad, UltraEdit, Crimson Editor, jEdit, SciTE, dan beberapa lain yang gw lupa namanya.
Buat kamu yang masih pake notepad dan hendak beralih ke text editor yang lebih ok punya, ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan :
1. Syntax Highlighting, perbedaan paling kentara antara editor standar dengan programmer’s editor adalah fitur syntax highlighting. Selain enak dilihat, syntax highlighting banyak membantu koreksi kesalahan ketik, penggunaan reserved word sebagai nama variabel, dan melihat struktur program dengan lebih baik.
2. Fitur Macro. Gw jarang make fitur yang satu ini, namun macro dapat banyak membantu pekerjaan anda.
3. Search / Replace with Regular Expression. Regex akan banyak mempermudah pencarian kita. Salah satu kasus adalah saat harus mengcopy-paste source code dari e-book. Dengan regex gw bisa mengganti seluruh tanda double-quote yang salah dalam sekali klik.
4. Built in File Manager. Yup, percaya aja. Untuk kerjaan dengan banyak source sekaligus, fitur ini bisa menghemat gelas kopi yang digunakan untuk begadang.
5. Akses ke command line. Programmer perl pasti tahu betapa malasnya ngebuka cmd dan ngetik “perl helloworld.pl”.
6. Mampu menjalankan langsung dengan compiler / intepreter. Kan enak kalau bisa langsung ngompile dari editor, serasa punya IDE global, he3.
7. Keyboard Shortcut. Editor yang baik adalah editor yang memungkinkan kita untuk melakukan segalanya tanpa menyentuh mouse sama sekali, bahkan tanpa keluar dari editor itu sama sekali sepanjang malam kecuali untuk bikin kopi he3.
Ok, lalu yang mana yang terbaik ? Terbaik atau tidak itu sangat relatif tergantung kesukaan masing-masing. Kalau gitu kita ganti pertanyaannya dengan “Editor mana yang kamu gunakan ?
Gw make PSPad, alasan pertama dulu kenapa gw seneng PSPad sebenernya simple aja : gw suka pilihan warna syntax-highlightingn-nya, he3. Namun lama-lama gw jadi kebiasaan dan jarang make editor lain. Gw seneng regex-nya, project manager-nya, built in HEX Color-nya ( terutama di kerjaan terakhir ), dll yang gw sebutin di atas. Dalam kerjaan terakhir, gw berakting sebagai HTML/CSS Desainer. Cukup PSPad dan browser, kerjaan pun kelar he3.
Bagaimanapun beda orang seringkali beda editor ( padahal satu komputer ), kalau si freddy udah ngambil alih, dia tutup PSPad gw, lalu dia buka Notepad++ kesayangannya.